Thursday, June 30, 2016

Metode Ilmiah

Metode Ilmiah
               Metode ilmiah adalah cara yang digunakan dalam kegiatan untuk memperoleh pengetahuan secara ilmiah. Langkah-langkahnya;
               1.            penetapan atau perumusan masalah
               2.            penyusunan kerangka berpikir
               3.            perumusan hipotesis
               4.            pengujian hipotesis
               5.            penarikan kesimpulan
               Metode ilmiah dipilih dengan mempertimbangkan kesesuaiannya  dengan objek studi dan bukan mencocokkan objek studi dengan metode. Jika setiap upaya dinyatakan sebagai upaya ilmiah, pertanyaan dasar yang diajukan sebagai tantangan terhadapnya ialah ada tidaknya sistem dan metode yang menjadi pedoman.
               Perlu anda pahami bahwa pengetahuan yang dipergunakan dalam penalaran itu bersumber pada rasio atau pada fakta. Paham rasionalisme  menyatakan bahwa rasio adalah sumber kebenaran, sedangkan empirisme berpendapat bahwa fakta yang tertangkap melalui pengalaman merupakan sumber kebenaran.
               Tidak semua data dapat di kuantitatifkan dan dianalisis secara statistik. Misal, dalam penelitian deskriptif, eksploratif, studi kasus, menggunakan wawancara atau angket dan tidak harus menggunakan statistik. Metode penelitian seperti ini juga merupakan metode yang ilmiah. Dalam perkembangannya, metode ilmiah juga dimiliki oleh penelitian-penelitian sosial atau non IPA lainnya meskipun langkah-langkahnya berbeda. Hipotesis yang berupa pernyataan rasional perlu disukung oleh fakta-fakta empiris.

               Untuk itu, fakta-fakta yang relavan harus dikumpulkan untuk menilai apakah hipotesis itu didukung oleh fakta-fakta atau tidak. Fakta-fakta yang berhasil dikumpulkan kemudian di analisis dan diinterpretasikan  melalui penelitian yang menggunakan eksperimen atau tanpa eksperimen untuk mengetahui apakah data empiris tadi mendukung atau tidak mendukung hipotesis itu.

No comments:

Post a Comment